Senin, 26 November 2012

Aksi Demo HMI Cabang Bangkalan Berakhir Ricuh




Bangkalan, aksi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan berakhir ricuh (23/11). Bentrokan antara aktivis HMI dengan polisi berawal dari aksi blokir jalan yang dilakukan oleh para pendemo di depan kantor polres Bangkalan.
Aksi saling dorong dan adu jotos pun tak terhindarkan. Bahkan, Wardi (ketua umum HMI Cabang Bangkalan) terjatuh setelah salah satu polisi memukulnya. Pemukulan tersebut semakin memicu kekesalan dari pihak pendemo yang tidak terima atas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh polisi tersebut.
Tuntutan yang disampaikan oleh para aktivis HMI diantaranya ialah menuntut kapolri (Timur Pradopo) untuk meminta maaf kepada institusi HMI dan memecat kapolda Metro Jaya serta menindak tegas oknum polisi yang terlibat aksi pemukulan dan penembakan terhadap ketua umum PB HMI dan sebelas orang kader HMI lainnya.
“kami, HMI Cabang Bangkalan mengutuk tindakan represif yang dilakukan oleh oknum polisi Metro Jaya terhadap dua belas kader HMI yang satu diantaranya adalah ketua umum PB HMI”. Teriak Wardi dalam orasinya.
Amas Abdulloh selaku koordinator lapangan (korlap) aksi dan puluhan aktivis lainnya membubarkan diri setelah mengakhri aksinya dengan membakar ban mobil di jalan raya Bangkalan tepatnya di depan makam pahlawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar